KISI-KISI SOAL TEORI DAN PRAKTIK KEJURUAN TP 2011/2012

UJIAN NASIONAL
TAHUN PELAJARAN 2011/2012
KISI-KISI SOAL TEORI KEJURUAN
1. Memahami dasar2 dan prinsip kerja kefarmasian.
1.1 Menjelaskan ketentuan umum Farmakope Indonesia edisi terbaru yang berlaku.
2. Menerapkan pembuatan sediaan obat sesuai resep dokter di bawah pengawasan apotekr.
2.1. Mendeskripsikan kelengkapan resep dokter, etiket dan salinan resep.
2.2. Menghitung dosis maksimum obat dalam resep.
3. Memahami teknik pembuatan sediaan obat, dalam skala kecil dan skala besar.
3.1. Menjelaskan syarat2 serbuk.
3.2. Menjelaskan cara pembuatan sediaan serbuk.
3.3. Menjelaskan faktor2 yang merusak cangkang kapsul.
3.4. Menjelaskan penggolongan salep dan dasar salep dengan cara pembuatannya.
3.5. Menjelaskan faktor2 yang mempengaruhi kelarutan.
3.6. Menghitung pengenceran larutan non kontrkasi.
3.7. Menjelaskan stabilitas suspensi.
3.8. Menyebutkan jenis2 bahan pensuspensi.
3.9. Menjelaskan teori terjadinya emulsi.
3.10. Menjelaskan cara mebuatan emulsi.
3.11. Menjelaskan penggolongan tablet berdasarkan jenis bahan penyalut.
3.12. Menjelaskan komponen tablet.
3.13. Menjelaskan macam2 kerusakan pada pembuatan tablet.
3.14. Menjelaskan waktu hancur tablet.

4. Memahami dasar2 farmakologi dan menerapkan swamedikasi.
4.1. Menjelaskan cara2 pemberian obat.
4.2. Menjelaskan toleransi, habituasi dan adiksi.
4.3. Menjelaskan kemoterapi jenis antibiotika, sulfonamida, anti parasit dan anti neoplastika.
4.4. Menjelaskan obat gangguan sistem pencernaan antasida, anti diare dan pencahar.
4.5. Menjelaskan obat susunan saraf pusat kelompok analgetika, anti emetika, psikofarmaka dan hipnotika/sedativa.
4.6. Menjelaskan obat jantung dan hipertensi.
4.7. Menjelaskan obat sistem pernafasan kelompok anti asma, obat batuk dan anti histamin.

5. Memahami farmakognosi.
5.1. Menjelaskan pemalsuan dan penurunan mutu simplisia.
5.2. Menjelaskan simplisia kelompok rhizoma.
5.3. Menjelaskan simplisia kelompok radix.
5.4. Menjelaskan simplisia kelompok herba.
5.5. Menjelaskan simplisia kelompok folium.
5.6. Menjelaskan simplisia kelompok fructus.
5.7. Menjelaskan simplisia kelompok semen.
5.8. Menjelaskan simplisia dari hewan.
5.9. Menjelaskan simplisia dari getah, damar, malam ,---

UJIAN NASIONAL
TAHUN PELAJARAN 2011/2012
KISI-KISI SOAL PRAKTIK KEJURUAN
1. Menerapkan dasar-dasar kerja di lab resep.
1.1. Mengenali alat-alat dan mengenali cara penggunaannya di lab resep.
1.2. Menyiapkan kebutuhan alat dan menggunakan alat yang sesuai/diperlukan untuk bekerja di lab resep.
2. Menerapkan tata tertib kerja di lab resep.
2.1. Melaksanakan prinsip2 keselamatan kerja di lab resep.
2.2. Melaksanakan prinsip2 cara kerja yang baik di lab resep.
2.3. Melaksanakan cara bekerja di lab resep sesuai dengan tete tertib dan ketentuan yang berlaku.
3. Membaca resep.
3.1. Melakukan identifikasi resep berdasarkan kelengkapan resep dan isi resep (jenis/macam dan jumlah obat yang tertera dalam resep).
3.2. Membaca resep dan mengartikan singkatan latin dalam resep.
3.3. Mengetahui dan menghitung dosis obat.
4. Menyiapkan bahan/sediaan farmasi.
4.1. Menyiapkan bahan aktif dan pembantu.
4.2. Menyiapkan alat dan bahan pengemas.
4.3. Menyiapkan obat jadi yang diperlukan.
5. Meracik bahan/sediaan farmasi.
5.1. Menimbang/mengukur volume obat/bahan obat menggunakan alat yang sesuai.
5.2. Mencampur obat/bahan obat sesuai dengan bentuk sediaan yang akan dibuat.
6. Menulis etiket dan menempelkannya pada kemasan sediaan farmasi.
6.1. Menyiapkan etiket sesuai dengan pengelompokkan obat (obat luar/dalam) dan besar kemasan.
6.2. Menuliskan etiket sesuai dengan resep dokter.
6.3. Menempelkan label/etiket pada kemasan.
6.4. Melakukan pengecekan atas kebenaran/kesesuaian etiket dengan obat,--

Contoh Soal Kompetensi Nasional


KOMPETENSI KEAHLIAN FARMASI
SMK Kesehatan Aditapa Madiun
BIDANG STUDI KEAHLIAN : KESEHATAN
PROGRAM STUDI KEAHLIAN : KESEHATAN
KOMPETENSI KEAHLIAN : FARMASI
Mata Pelajaran/Standar Kompetensi Produktif :
Kompetensi Kejuruan
Menerapkan pembuatan sediaan obat sesuai resep dokter di bawah pengawasan apoteker
Kompetensi Dasar
1. Menjelaskan kelengkapan resep dokter, etiket dan salinan resep
2. Menghitung dosis obat dalam resep
3. Melakukan pembuatan sediaan obat sesuai resep dokter
4. Menyerahkan obat dan informasi kepada pasien

RESEP DOKTER
dr. Anugerah Sehat
SIP No: 14/ KANDEP / IJIN / XII / 1988
Jl. Maluku I / 100 Semarang
Telp: 024-6712345
dr. Anugerah Sehat
SIP No: 14/ KANDEP / IJIN / XII / 1988
Jl. Maluku I / 100 Semarang
Telp: 024-6712345
Semarang,
R/ Colsancetine caps 250 mg
Trifed ½ tab
M f pulv No IX
Da in caps
S p r n 1
 
Pro: Joyce 12 th ( 25 kg )
Semarang,
R/ Amoxsan F dry syrup I
M f potio
S t d d I cth
Pro: Laila Magdalena 8 th
BB= 20 kg
dr. Anugerah Sehat
SIP No: 14/ KANDEP / IJIN / XII / 1988
Jl. Maluku I / 100 Semarang
Telp: 024-6712345
dr. Anugerah Sehat
SIP No: 14/ KANDEP / IJIN / XII / 1988
Jl. Maluku I / 100 Semarang
Telp: 024-6712345
Semarang,
R/ Bioralit ( Indo ) III
M.f pulv No. VI
S u c ad libit
(1 bungkus dilarutkan dalam ± 1 gelas air)
Pro: An. Lita
Semarang,
R/ Salicyl spiritus 50 ml
S p r n
Pro: Aming

LEMBAR KERJA PRAKTEK KEJURUAN SISWA
PROGRAM STUDI KEAHLIAN : KESEHATAN
PROGRAM STUDI KEAHLIAN : KESEHATAN
KOMPETENSI KEAHLIAN : FARMASI
NAMA :
KELAS : XI /
TANGGAL :
dr. Anugerah Sehat
SIP No: 14/ KANDEP / IJIN / X II / 1988
Jl. Maluku I / 100 Semarang
Telp: 024-6712345
I. KETERANGAN
1. Colsancetine ( Sanbe Farma)
Kloramfenicol 250 mg / capsul
Dosis :
Dewasa : 1-2 kapsul, 3-4 x sehari.
6 -15 th : 2 sdt, 3-4 x sehari
2. Trifed ( Interbat ) tablet , syrup
Triprolidine HCL 2,5 mg; 1,25 mg
Pseudoefedrin HCl 60 mg; 30 mg
Dosis
Dewasa dan anak > 12 th, 3 x sehari 1 tab
Anak 6 – 12 th , 3 x sehari 1 sendok teh = 1/2 tab
3. Colsancetine berkhasiat sebagai antibiotika maka signa diusulkan supaya diganti yang jelas dan tepat sebagai antibiotika.
Alasan ingat resistensi!!!!
signa yg rasional ….. lihat DL
4. Kapsul keuntungannya:
a. memungkinkan dokter memberi R/ dengan kombinasi macam-macam obat dan dosis berbeda-beda sesuai kebutuhan pasien.
b. Formulasi dan pengisiannya mudah.
c. Lebih stabil dari pada bentuk tablet
d. Tidak dibutuhkan bahan penoleng
e. Mengurangi rasa dan bau yang tidak enak
Kerugian tidak semua bahan obat dapat diisikan dalam kapsul
Semara ng,
R/ Colsancetine caps 250 mg
Trifed ½ tab
M f pulv No X
Da in caps
S p r n 1
Pro: Joyce 12 th ( 25 kg )
II. PERHITUNGAN DOSIS
DL COLSANCETINE PEMAKAIAN
1x = 2 x 125 mg = 250 mg 1 x = 250 mg
1 hr = ( 3 – 4 ) x 250 mg = 750 mg- 1000 mg 1 hr =
DL TRIFED PEMAKAIAN
1x = ½ tab 1x = 1/2 tab
1 hr = 3 x ½ tab = 1, 5 tab 1 hr =
Pemakaian Colsancetine, Trifed, sesuai DL maka resep dapat dikerjakan
III. JUMLAH BAHAN
Colsancetine caps 250 mg = 10 caps 250 mg, usul 5 caps @ 500 mg ED
Trifed ½ tab X 10 = 5 tab ED
IV.CARA PEMBUATAN
1. Ambil Colsancetine caps 250 mg 10 caps atau usul 5 caps 500 mg
2. Ambil Trifed 5 tab, gerus halus dimortir,
3. Keluarkan isi kapsul dari Colsancetine caps, campur ad homogen.
4. Bagi menjadi 10 bagian dikertas perkamen kecil
5. Masukkan cangkang kapsul yang sesuai
6. Bersihkan, Masukkan pot
7. Etiket putih, Signa, Label ulang
V. ETIKET/ LABEL
VI. KHASIAT
Colsancetine caps : antibiotika
Trifed : dekongestan
“APOTEK NUSAPUTERA”
Jl. Medoho III/ 2 Telp/ fax 024 6747557
APA: Karsini S, Apt SIK No. 13.13 4556 JTG
No. Semarang ,
Joyce 12 th
……………………
TIDAK BOLEH DIULANG TANPA RESEP DOKTER


LEMBAR KERJA PRAKTEK KEJURUAN SISWA
PROGRAM STUDI KEAHLIAN : KESEHATAN
PROGRAM STUDI KEAHLIAN : KESEHATAN
KOMPETENSI KEAHLIAN : FARMASI
NAMA :
KELAS : XI /
TANGGAL :
dr. Anugerah Sehat
SIP No: 14/ KANDEP / IJIN / XII / 1988
Jl. Maluku I / 100 Semarang
Telp: 024-6712345
I. KETERANGAN
1. Amoxsan FORTE dry syrup ( Sanbe Farma ) Kemasan 60 ml
Amoksisilina 250 mg / 5 ml sirop kering.
varian dosis …….
2. Amoxsan dry syrup ( Sanbe Farma ) Kemasan 60 ml
Amoksisilina 125 mg / 5 ml sirop kering.
Dosis :
Anak > 8 kg 125 -250 mg tiap 8 jam
3. Dry syr …….
4. Potiones adalah sediaan berupa cairan yang dimaksudkan untuk diminum, diramu dan diracik sedemikian rupa hingga dimungkinkan untuk diberikan dalam volume dosis tunggal dalam jumlah banyak.
Semarang,
R/ Amoxsan F dry syrup I
M f potio
S t d d I cth AC
Pro: Laila Magdalena 8 th
BB= 20 kg
II. PERHITUNGAN DOSIS
DL AMOXSAN PEMAKAIAN
1x = 125 mg -250 mg 1 x = 250 mg sesuai DL
1 hr = 24/ 8 x 125-250 mg =375 mg- 750 mg 1 hr = 3 x 250 mg = 750 mg sesuai DL
Pemakaian Amoxsan F sesuai DL maka resep dapat dikerjakan
III. JUMLAH BAHAN
Amoxsan F dry syrup I
Cek ED
IV.CARA PEMBUATAN
2. Ambil Amoxsan F dry syrup I
3. Tambahkan aqua ad tanda
4. Kocok rata
2. Etiket putih
3. Label ulang
4. Kocok dahulu
V. ETIKET/ LABEL
VI. KHASIAT
Amoxsan F dry syrup : antibiotika
“APOTEK NUSAPUTERA”
Jl. Medoho III/ 2 Telp/ fax 024 6747557
APA: Karsini S, Apt SIK No. 13.13 4556 JTG
No. Semarang ,
Laila Magdalena
Tiga kali sehari satu sendok teh
sebelum makan
KOCOK DAHULU
TIDAK BOLEH DIULANG TANPA RESEP DOKTER





LEMBAR KERJA PRAKTEK KEJURUAN SISWA
PROGRAM STUDI KEAHLIAN : KESEHATAN
PROGRAM STUDI KEAHLIAN : KESEHATAN
KOMPETENSI KEAHLIAN : FARMASI
NAMA : nama siswa
KELAS : XI /
TANGGAL :
dr. Anugerah Sehat
SIP No: 14/ KANDEP / IJIN / XII / 1988
Jl. Maluku I / 100 Semarang
Telp: 024-6712345
I. KETERANGAN
1. Bioralit ( Indofarma )
Tiap kantong serbuk untuk 200 ml air, mengandung
- Natrium Klorida 0,7 g
- Kalium Klorida 0,3 g
- Trisodium sitrat dihidrat 0,58 g
- Glukosa anhidrat 4 g
2. Oralit lini adalah pertama pada pengobatan diare akut.
3. Dehidrasi adalah suatu keadaan dimana kekurangan cairan yang akan berakibat kematian terutama pada anak/bayi bila tidak segera diatasi.
4. Oralit tidak menghentikan diare tetapi menggantikan cairan tubuh yang hilang bersama tinja, dengan menggantikan cairan tubuh maka terjadinya dehidrasi dapat dihindarkan.
5. Komposisi resep adalah terdiri dari garam-garaman yang berbentuk serbuk kristal yang bersifat higroskopis. Menurut peraturan cara pembuatan serbuk untuk garam-garam tersebut digunakan mortir panas untuk memudahkan pengecilan partikel dan terutama supaya serbuk tidak basah. Tetapi bisa tidak menggunakan mortir panas asal cara pembuatan sebisa mungkin serbuk tidak terlalu lama kontak dengan udara, sehingga serbuk tidak basah, maka serbuk dibungkus plastik.
Semarang,
R/ Bioralit ( Indo ) III
M.f pulv No. VI
S u c ad libit
(1 bungkus dilarutkan dalam ± 1 gelas air)
Pro: An. Lita
II. PERHITUNGAN DOSIS
III. JUMLAH BAHAN
Tiap kantong serbuk untuk 200 ml air, mengandung
- Natrium Klorida 0,7 g = 2.1 g
- Kalium Klorida 0,3 g x3 = 0, 9 g
- Trisodium sitrat dihidrat 0,58 g = 1,74 g
- Glukosa anhidrat 4 g = 1,2 g
IV.CARA PEMBUATAN
1. Timbang Kalium Klorida 0,3 g gerus halus,
2. Timbang Trisodium sitrat dihidrat 0,58 g gerus halus,
3. Timbang Natrium Klorida 0,7 g gerus halus,
4. Timbang Glukosa anhidrat 4 g gerus halus,
5. Campur di mortir, ad homogen
6. Bagi pada kertas perkamen tanpa ditekuk kertasnya
7. Ambil plasik kecil
8. Masukkan satu persatu dalam plastic
9. Bungkus rapi
10. Masukkan pot
11. Beri etiket putih
12. Signa ´pemakaian telah tahu’
13. “ dipakai sesuka hati”
14. 1 bungkus dilarutkan dalam ± 1 gelas air
V. ETIKET/ LABEL
VI. KHASIAT
- Natrium Klorida : sumber ion
- Kalium Klorida : sumber ion
- Trisodium sitrat dihidrat : sumber ion
- Glukosa anhidrat : sumber ion dan kalorinergik
“APOTEK NUSAPUTERA”
Jl. Medoho III/ 2 Telp/ fax 024 6747557
APA: Karsini S, Apt SIK No. 13.13 4556 JTG
No. Semarang ,
An. Lita
´pemakaian telah tahu’
“ dipakai sesuka hati”
1 bungkus dilarutkan dalam ± 1 gelas air




LEMBAR KERJA PRAKTEK KEJURUAN SISWA
PROGRAM STUDI KEAHLIAN : KESEHATAN
PROGRAM STUDI KEAHLIAN : KESEHATAN
KOMPETENSI KEAHLIAN : FARMASI
NAMA :
KELAS : XI /
TANGGAL :
dr. Anugerah Sehat
SIP No: 14/ KANDEP / IJIN / XII / 1988
Jl. Maluku I / 100 Semarang
Telp: 024-6712345
I. KETERANGAN
1. Tiap 100 ml mengandung:
Acidum Salicylicum 1 g
Glycerolum 3 g
Aethanolum 70 % hingga 100 ml
2. Salicyl spiritus termasuk sediaan Lotiones.alam FI Ed IV termasuk sediaan Solutiones yaitu spirit, adalah ……..
3. Lotio adalah sediaan berupa larutan, suspensi, atau emulsi dimaksudkan untuk penggunaan kulit.
4. Penambahan etanol dalam lotio akan mempercepat proses pengeringan dan memberikan efek pendinginan,
5. Penambahan glycerol akan menyebabkan kulit tetap lembab dalam waktu tertentu.
6. Pada etiket tertera “ hanya untuk pemakaian luar”
7. Karena kemasan hamper mirip dengan obat minum hanya etketnya berbeda warna, maka tanda peringatan “ hanya untuk pemakaian luar” harus jelas
Semarang,
R/ Salicyl spiritus 50 ml
M F LOTIO
S p r n
Pro: Aming
II. PERHITUNGAN DOSIS
III. JUMLAH BAHAN
Tiap 100 ml mengandung:
Acidum Salicylicum 1 g = 0,5 g
Glycerolum 3 g x = 1,5 g
Aethanolum 70 % hingga 100 ml ad = 50 ml
IV.CARA PEMBUATAN
1. Timbang Acidum Salicylicum 0,5 g larutkan dengan 10 ml Aethanolum 70 % dalam botol yang sudah dikalibrasi
2. Timbang Glycerolum 1,5 g dalam cawan yang sudah ditara. Masukkan botol, larutkan.
3. Ambil Aethanolum 70 % cukupkan ad tanda 50 ml
4. Beri etiket biru.
5. Pada etiket tertera “ hanya untuk pemakaian luar”
6. Signa “ Jika perlu”
V. ETIKET/ LABEL
VI. KHASIAT
Acidum Salicylicum : Keratolitik
Glycerolum : menyebabkan kulit tetap lembab
Aethanolum 70 % : mempercepat proses pengeringan dan memberikan efek pendinginan,
“APOTEK NUSAPUTERA”
Jl. Medoho III/ 2 Telp/ fax 024 6747557
APA: Karsini S, Apt SIK No. 13.13 4556 JTG
No. Semarang ,
Aming
“ hanya untuk pemakaian luar”
“ Jika perlu”
OBAT LUAR

 

Feedjit

Follow by Email